Cari...

Sabtu, 24 September 2016

Kritik Seni Abdullah Suriosubroto

Disusun oleh :
1.  Refany Audy
2.  Yoel Ferry Christian
3.  Yordi Kurniawan


Kata Pengantar
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan tugas tentang kritik seni ini dengan baik meskipun banyak kekurangan didalamnya. Dan juga kami berterima kasih pada Bapak Bambang Hermanto selaku Guru Seni Budaya SMA Negeri 1 Metro yang telah memberikan tugas ini kepada kami.


Biografi
Lahir di Semarang 1878, meninggal di Yogyakarta 1941. Ia adalah anak tokoh pergerakan nasional Dr. Wahidin Sudirohusodo. Disekolahkan kedokteran ke negeri Belanda, ketika kembali ke Indonesia justru memilih jadi pelukis. Dikenal sebagai pelukis Indonesia pertama abad 20, setelah Raden Saleh mengawalinya di tengah abad 19. Pelukis pemandangan ini adalah ayah dari Basoeki Abdullah.
Sebagai salah satu pewaris aliran Mooi Indie, Abdullah Suriosubroto dikenal piawai mengungkapkan unsur-unsur keindahan secara lebih rinci dimana kelompok pepohonan dilihat dengan memperlihatkan irama bagian-bagiannya dari jarak dekat, khususnya dalam karya-karya cat airnya. Menurut Kusnadi, sangat disayangkan karya-karya yang lebih mengasyikkan ini kurang ditampilkan di muka publik, seolah - olah hanya merupakan bahan studi belaka. Karya-karya cat minyaknya yang disuguhkan kepada masyarakat, sering dikritik lebih merupakan hasil dari cara memandang tamasya alam dari jarak jauh semata-mata.
Dengan latar belakang itulah, ia memutuskan lebih banyak tinggal di Bandung untuk lebih dekat lagi mengungkapkan kesuburan dan keindahan dengan sifat ketenangan, keanggunan dan keasriannya. Sehingga tidak mengherankan banyak pelukis Bandung yang terpengaruh mengikuti gaya dari Abdullah Suriosubroto, misalnya Wahdi Sumanta.

Kritik Seni

Abdullah Suriosubroto menganut gaya lukisan naturalis dan realistis. Lukisan tersebut sangat bagus sehingga kami tidak menemukan beberapa hal untuk dikritik. Dari lukisan diatas dapat diambil bahwa lukisan tersebut terlihat sama dengan yang lainnya karena latarnya selalu diisi dengan gambar gunung, mungkin lebih baik jika ia membuat lukisan bertemakan yang lainnya seperti desa atau pemukiman penduduk.

Kesimpulan

Kesimpulan dari tugas ini adalah Abdullah Suriosubroto adalah pelukis yang handal, yang mampu menciptakan sebuah mahakarya yang indah dan bisa memikat hati orang yang melihat lukisannya. Ia sangat realistik saat melukis dan hal itu terbukti pada lukisannya yang terlihat nyata. Keluarganya yang dari tokoh nasional tidak menghentikan dia menjadi pelukis walaupun dia telah disekolahkan ke Belanda agar menjadi dokter. 

Sabtu, 11 Juni 2016

PRAKTIKUM PENURUNAN TITIK BEKU

 A.    Tujuan dan Landasan Teori

Tujuan
1.      Untuk mengetahui sifat-sifat larutan yang tidak bergantung pada zat terlarut, tetapi hanya bergantung pada konsentrasi partikel terlarutnya
2.      Untuk mengetahui penurunan titik beku air, Urea 1 m, Urea 2 m NaCl 1 m dan NaCl 2 m
3.      Untuk mengetahui pengaruh konsentrasi larutan terhadap penurunan titik beku larutan
4.      Untuk mengetahui perbedaan penurunan titik beku larutan elektrolit dan nonelektrolit

Dasar Teori
Ø  Sifat Koligatif Larutan
Sifat koligatif larutan adalah sifat larutan yang tidak bergantung pada jenis zat terlarut tetapi hanya bergantung pada konsentrasi pertikel zat terlarutnya. Sifat koligatif larutan terdiri dari dua jenis, yaitu sifat koligatif larutan elektrolit dan sifat koligatif larutan nonelektrolit

Ø  Penurunan Titik Beku Larutan
Proses pembekuan suatu zat cair terjadi bila suhu diturunkan sehingga jarak antarpartikel sedemikian dekat satu sama lain dan akhirnya bekerja gaya tarik menarik antarmolekul yang sangat kuat. Adanya partikel-partikel dari zat terlarut akan mengakibatkan proses pergerakan molekul-molekul pelarut terhalang, akibatnya untuk dapat lebih mendekatkan jarak antar molekul diperlukan suhu yang lebih rendah. Perbedaan suhu akibat adanya partikel-partikel zat terlarut disebut penurunan titik beku (ΔTf). 

Ø  Larutan NaCl
Natrium klorida, juga dikenal dengan garam dapur, atau halit, adalah senyawa kimia dengan rumus molekul NaCl. Senyawa ini adalah garam yang paling memengaruhi salinitas laut dan cairan ekstraselular pada banyak organisme multiselular. Sebagai komponen utama pada garam dapur, natrium klorida sering digunakan sebagai bumbu dan pengawet makanan.

Ø  Larutan Urea
Urea adalah senyawa organik yang tersusun dari unsur karbon, hidrogen, oksigen dan nitrogen dengan rumus CON2H4 atau (NH2)2CO.
Urea juga dikenal dengan nama carbamide yang terutama digunakan di kawasan Eropa. Nama lain yang juga sering dipakai adalah carbamide resin, isourea, carbonyl diamide dan carbonyldiamine. Senyawa ini adalah senyawa organik sintesis pertama yang berhasil dibuat dari senyawa anorganik, yang akhirnya meruntuhkan konsep vitalisme.
Urea ditemukan pertama kali oleh Hilaire Roulle pada tahun 1773. Senyawa ini merupakan senyawa organik pertama yang berhasil disintesis dari senyawa anorganik.

B.     Alat dan Bahan


Alat
·         Bejana plastik volume 200 mL
·         Gelas kimia
·         5 buah Tabung reaksi
·         Batang pengaduk
·         Termometer
·         Gelas Ukur
Bahan
·         Aquades
·         Es batu
·         Larutan Urea 1 m dan 2 m
·         Larutan NaCl 1 m dan 2 m
·         Garam dapur kasar




C.    Langkah Kerja
1.      Membuat campuran pendingin.
Masukkan butiran es ke dalam  gelas plastik sampai kira-kira ¾ bagian kemudian tambahkan ±8 sendok makan garam dapur, lalu aduk. Campuran ini adalah campuran pendingin.
2.      Siapkan 5 tabung reaksi yang bersih beri label 1 s.d 5, masukkan ke dalam masing-masing :
Tabung 1 akuades
Tabung 2 urea 1 m
Tabung 3 urea 2 m
Tabung 4 NaCl 1 m
Tabung 5 NaCl 2 m
3.      Masukkan tabung reaksi 1 ke dalam campuran pendingin. Masukkan pengaduk kaca ke dalam tabung reaksi berisi akuades tersebut dan gerakkan naik turun hingga seluruh akuades membeku.
4.      Keluarkan tabung dari campuran pendingin, biarkan es dalam tabung reaksi mencair sebagian. Ganti pengaduk dengan termometer, catat suhu campuran es dan air.
5.      Lakukan langkah 3 dan 4 untuk tabung 2, 3, 4, dan 5.
6.      Isi lembar pengamatan yang tersedia.

D.    Data Pengamatan
NO
HASIL PENGAMATAN
Larutan
Titik beku (°C)
Penurunan titk beku (°C)
1
Air
0
2
Urea 1m
-2
2
3
Urea 2m
-4
4
4
NaCl 1 m
-4
4
5
Nacl 2 m
-8
8


E.     Jawaban dari pertanyaan

1.      Bagaimanakah titik beku larutan dibandingkan dengan titik beku pelarut murni (lebih tinggi atau lebih rendah)
Jawab : Titik beku larutan lebih rendah dari pada titik beku pelarut murni hal ini disebabkan zat pelarutnya harus membeku terlebih dahulu baru zat terlarutnya. Jadi larutan akan membeku lebih lama dari pada pelarut.
2.      Bagaimana pengaruh kemolalan larutan urea terhadap :
a.       Titik beku larutan
Jawab : Semakin besar molalitasnya maka titik bekunya semakin rendah
b.      Penurunan titik beku larutan
Jawab : Besarnya penurunan titik beku sebanding dengan konsentrasi molal. Jadi, apabila konsentrasinya besar maka harga penurunan titik bekunya besar juga.
3.      Bagaimana pengaruh kemolalan larutan NaCl terhadap :
a.       Titik beku larutan
Jawab : Semakin tinggi kemolalan NaCl ,semakin rendah titik bekunya karena larutan NaCl merupakan larutan elektrolit .
b.      Penurunan titik beku larutan
Jawab : Semakin tinggi kemolalan NaCl ,Semakin besar penurunan titik bekunya.Karena selain dipengaruhi kemolalan penurunan titik bekunya dipengaruhi oleh jenis larutannya.
4.      Pada kemolalan yang sama, bagaimanakah pengaruh larutan NaCl (elektrolit) dengan pengaruh larutan urea (non elektrolit) terhadap :
a.       Titik beku larutan
Jawab : Pada kemolalan yang sama titik beku larutan elektrolit (NaCl)lebih rendah dari pada larutan non elektrlit (Urea)
b.      Penurunan titik beku larutan :
Jawab : Pada kemolalan yang sama penurunan titik beku larutan elektrolit (NaCl) lebih besar dari pada larutan non elektrolit (Urea)

F.     Kesimpulan

Dari praktikum yang telah kami laksanakan dapat ditarik kesimpulan yaitu sebagai berikut :
1.      Titik beku larutan (yang dalam hal ini digunakan larutan urea dan NaCl) memiliki titik beku yang lebih rendah dibandingkan dengan titik beku air (pelarut murni) karena di dalam larutan urea dan NaCl terkandung zat terlarut berupa molekul-molekul urea dan molekul-molekul NaCl yang menyebabkan terhalangnya molekul-molekul air untuk membeku sehingga dibutuhkan suhu yang lebih rendah untuk membekukan larutan urea dan NaCl tersebut.
2.       Makin besar molalitas larutan, makin tinggi penurunan titik beku larutan
3.      Penurunan titik beku larutan (ΔTf) berbanding lurus dengan molalitas larutan
4.      Titik beku larutan elektrolit lebih rendah daripada larutan nonelektrolit pada kemolalan yang sama, dikarenakan larutan elektrolit terurai sehingga jumlah partikelnya lebih banyak dibandingkan larutan nonelektrolit

5.      Pada konsentrasi yang sama penurunan titik beku (ΔTf)  larutan elektrolit akan lebih besar dibandingkan larutan nonelektrolit, karena penurunan titik beku (ΔTf)  larutan elektrolit dipengaruhi oleh faktor Van’t Hoff

Sabtu, 20 Februari 2016

Pidato Bahasa Inggris

Assalamualaikum Wr. Wb

Honorable all of teachers and friends of this school

First of all let’s pray and thanks unto our God who has given us mercies and blessings.

If we haven't had a dream then now is the time. Specify the dreams of us from now on. Deduce the dream for us with true and correct. Let the dream enslave us to make come true. Be aware the kids that dream sign someone's life and have hope. His life will be excited and far removed from any disease and stress.

We are great people stories. Then there we will find their success, our success named perceptible in all time history is the beginning of a dream. Look at the Prophet Muhammad, Marcopolo, Leonardo Davinci, Isaac Newton, and hundreds of other great people. They start from a dream.

Therefore at this time, let build dreams of you. What we want in life, it is the time to dream. Your guys are in the golden age. Don't waste the time for your guys.

All teachers and friends who I respect

Hopefully, i hope it can be realized. That’s all my speech, may what I have delivered be useful in our life. If you found many mistakes in my speech please forgive me.

Wassalamualaikum Wr. Wb


Sabtu, 31 Oktober 2015

Adolf Hitler Beserta Pelanggaran yang Dibuatnya Bersama Nazi

Adolf Hitler lahir tahun 1889 di Braunau, Austria. Sebagai remaja dia merupakan seorang seniman gagal yang kapiran dan kadang-kadang dalam usia mudanya dia menjadi seorang nasionalis Jerman yang fanatik. Di masa Perang Dunia ke-I, dia masuk Angkatan Bersenjata Jerman, terluka dan peroleh dua medali untuk keberaniannya.

Pada bulan Januari 1933, setelah perjuangan sepuluh tahun politik yang pahit, Adolf Hitler berkuasa di Jerman. Selama naik ke kekuasaan, Hitler telah berulang kali menyalahkan orang Yahudi atas kekalahan Jerman di Perang Dunia I dan kesulitan ekonomi berikutnya. Hitler juga mengajukan teori menyatakan bahwa ras Jerman berkulit putih, rambut pirang dan mata biru adalah bentuk tertinggi dari umat manusia, atau master. Orang-orang Yahudi, menurut Hitler, adalah berlawanan ras, dan secara aktif terlibat dalam konspirasi internasional untuk menjaga ini ras unggul dari asumsi posisi yang selayaknya sebagai penguasa dunia.

Selama masa kuasa, Hitler terlibat dalam tindakan pembunuhan massal yang tak ada tolok tandingannya dalam sejarah. Dia seorang rasialis yang fanatik, spesial terhadap orang Yahudi yang dilakukannya dengan penuh benci meletup-letup. Secara terbuka dia mengumumkan bunuh tiap orang Yahudi di dunia. Di masa pemerintahannya, Nazi membangun kampkamp pengasingan besar, dilengkapi dengan kamar gas. Di tiap daerah yang menjadi wilayah kekuasaannya, orang-orang tak bersalah, lelaki dan perempuan serta anak-anak digiring dan dijebloskan ke dalam gerbong ternak untuk selanjutnya dicabut nyawanya di kamar-kamar gas. Dalam jangka waktu hanya beberapa tahun saja sekitar 6.000.000 Yahudi dipulangkan ke alam baka.
Pernyataan Hitler yang paling terkenal :
“Ich konnte all die Juden in dieser Welt zu zerstören, aber ich lasse ein wenig drehte-on,so können Sie herausfinden, warum ich sie getötet”

(Bisa saja saya musnahkan semua Yahudi di dunia ini, tapi saya sisakan sedikit yang hidup, agar kamu nantinya dapat mengetahui mengapa saya membunuh mereka)

Kembali di Jerman, tahun terpendam kebencian terhadap orang Yahudi itu akhirnya dilepaskan pada malam itu menandai awal yang sebenarnya dari Holocaust. Malam Broken Glass (Kristallnacht) terjadi pada tanggal 9/10 setelah 17 tahun Herschel Grynszpan menembak dan membunuh Ernst vom Rath, seorang pejabat Kedutaan Besar Jerman di Paris.

Didorong oleh Joseph Goebbels, Nazi menggunakan kematian vom Rath sebagai alasan untuk melakukan pogrom milik negara pertama melawan Yahudi. Sembilan puluh orang Yahudi tewas, 500 sinagog dibakar dan sebagian besar toko-toko Yahudi jendela mereka pecah. Penangkapan massal pertama orang Yahudi juga terjadi sebagai lebih dari 25.000 pria tersebut diangkut ke kamp konsentrasi. Sebagai semacam lelucon sinis, Nazi kemudian didenda Yahudi 1 Miliar Reichsmark untuk penghancuran yang Nazi sendiri telah disebabkan selama Kristallnacht.

Yahudi Jerman dan Austria Banyak sekarang berusaha melarikan diri Hitler Reich. Namun, sebagian besar negara Barat mempertahankan kuota imigrasi yang ketat dan menunjukkan sedikit minat dalam menerima sejumlah besar pengungsi Yahudi. Ini dicontohkan dengan penderitaan St Louis, sebuah kapal penuh sesak dengan 930 orang Yahudi yang berpaling oleh Kuba, Amerika Serikat dan negara-negara lain dan kembali kembali ke Eropa, segera berada di bawah kendali Hitler.

Auschwitz adalah nama yang digunakan untuk mengidentifikasi tiga kamp konsentrasi Nazi Jerman utama dan 40-50 sub-kamp. Nama ini diambil dari versi Jerman nama kota Polandia di dekat sana, Oświęcim, terletak 60 km barat daya Krakow.

Di Auschwitz, sebuah kamp baru yang besar sudah dalam pembangunan dikenal sebagai Auschwitz II (Birkenau). Hal ini akan menjadi situs masa depan dari empat kamar gas besar akan digunakan untuk pemusnahan massal. Ide untuk menggunakan kamar gas berasal selama Program Eutanasia, yang disebut “rahmat membunuh” orang sakit dan cacat di Jerman dan Austria oleh dokter Nazi.

Sekarang, eksperimental van gas ponsel sedang digunakan oleh Einsatzgruppen untuk membunuh orang Yahudi di Rusia. Truk khusus telah diubah oleh SS ke dalam kamar gas portabel. Yahudi dikurung dalam wadah kedap udara belakang sementara asap knalpot dari mesin truk diberi makan di mencekik mereka. Namun, metode ini ditemukan menjadi agak tidak praktis karena kapasitas rata-rata kurang dari 50 orang. Untuk saat ini, metode pembunuhan tercepat terus menjadi penembakan massal. Dan saat tentara Hitler maju jauh ke Uni Soviet, laju pembunuhan Einsatz dipercepat. Lebih dari 33.000 orang Yahudi di Ukraina menembak di Babi Yar jurang dekat Kiev selama dua hari pada bulan September 1941.

Tahun berikutnya, 1942, menandai awal dari pembunuhan massal pada skala belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah manusia. Pada bulan Januari, lima belas Nazi yang dipimpin oleh Reinhard Heydrich, yang kedua dalam komando SS, diselenggarakan Konferensi Wannsee di Berlin untuk mengkoordinasikan rencana untuk Solusi Akhir. Orang-orang Yahudi dari Eropa sekarang akan ditangkap dan dideportasi ke Polandia yang diduduki di mana pusat pemusnahan baru sedang dibangun di Belzec, Sobibor, Treblinka, dan Auschwitz-Birkenau.

Setiap detail dari proses pemusnahan yang sebenarnya telah direncanakan dengan cermat. Yahudi tiba di kereta di Belzec, Sobibor, Treblinka dan yang palsu diinformasikan oleh SS bahwa mereka telah datang ke halte transit dan akan pindah ke tujuan sejati mereka setelah delousing. Mereka diberitahu pakaian mereka akan didisinfeksi dan bahwa mereka semua akan dibawa ke kamar mandi untuk mencuci yang baik. Pria itu kemudian berpisah dari perempuan dan anak. Semua orang itu dibawa ke barak membuka baju dan disuruh menghapus semua pakaian mereka. Perempuan dan anak perempuan berikutnya telah rambut mereka dipotong. Pertama laki-laki, kemudian perempuan dan anak-anak, bergegas di telanjang sepanjang jalur berpagar di sempit dijuluki oleh SS sebagai Himmelstrasse (jalan ke Surga). Di ujung jalan adalah pemandian dengan kamar mandi keramik. Segera setelah orang semua berdesakan di dalam, pintu utama dibanting tertutup, menciptakan segel kedap udara. Asap karbon monoksida yang mematikan kemudian makan dalam dari mesin diesel stasioner terletak di luar ruangan.
  
Kamp tahanan Wanita
Di Auschwitz-Birkenau, pendatang baru diberi tahu untuk berhati-hati menggantung pakaian mereka pada kait di ruang bernomor membuka baju dan diperintahkan untuk mengingat nomor-nomor untuk nanti.
Tempat minum kuda atau ternak ini disulap menjadi tempat mandi.
Mereka diberi sepotong sabun dan dibawa ke kamar gas berdekatan menyamar sebagai kamar mandi yang besar. Di tempat karbon monoksida, pelet dari pestisida komersial Zyklon-B (prussic asam) dituangkan ke lubang yang terletak di atas ruang atas perintah SS sinis – Na, GIB ihnen zu Shon fressen (Baiklah, memberi mereka sesuatu untuk mengunyah ). Pelet gas jatuh ke poros berongga terbuat dari lempengan logam berlubang dan menguap pada kontak dengan udara, yang mengeluarkan asap sianida mematikan di dalam ruang yang mengalir keluar di tingkat lantai kemudian naik ke arah langit-langit. Anak meninggal pertama karena mereka lebih dekat ke lantai. Pandemonium biasanya meletus sebagai bau almond pahit seperti ke atas penyebaran gas memanjat dengan orang dewasa di atas satu sama lain membentuk tumpukan kusut mayat sepanjang jalan sampai ke langit-langit.

Koper-koper milik mereka yang dideportasi ke kamp Auschwitz. Foto ini diambil setelah pasukan Soviet membebaskan kamp tersebut. Auschwitz, Polandia, selepas Januari 1945.
Pada setiap kamp-kamp kematian, pasukan khusus dari buruh budak Yahudi yang disebut Sonderkommandos dipergunakan untuk melepaskan korban dan menghapusnya dari kamar gas. Selanjutnya mereka diekstraksi setiap tambalan emas dari gigi dan mencari lubang tubuh untuk barang-barang berharga yang tersembunyi. Mayat-mayat itu dibuang oleh berbagai metode termasuk penguburan massal, kremasi di lubang api terbuka atau dalam oven krematorium yang dirancang khusus seperti yang digunakan di Auschwitz. Semua pakaian, uang, emas, perhiasan, jam tangan, kacamata dan barang berharga lainnya disortir kemudian dikirim kembali ke Jerman untuk digunakan kembali. Rambut wanita itu dikirim ke sebuah perusahaan di Bavaria untuk pembuatan terasa.

Rambut para Tahanan Wanita, SIAP Dikirim Ke Jerman, ditemukan SAAT pembebasan Kamp pembantaian Auschwitz. Polandia, 1945.

Di ghetto Polandia, para Yahudi hanya diberitahu mereka sedang “ditransfer” untuk bekerja kamp. Banyak pergi dengan sukarela, berharap untuk melarikan diri dari kondisi ghetto brutal. Mereka kemudian dimasukkan dan dipanaskan dalam gerbong boks ventilasi yang buruk tanpa air atau sanitasi. Anak-anak kecil dan orang tua sering meninggal sebelum mencapai tujuan mereka.

Kamp kematian di Majdanek dioperasikan pada model Auschwitz dan digunakan baik sebagai kamp kerja paksa dan pusat pemusnahan. Chelmno, kamp kematian keenam di Polandia yang diduduki, yang dioperasikan agak berbeda dari yang lain dalam van gas besar ponsel terus-menerus digunakan.

Antara tahun 1933 dan 1945, Nazi Jerman membangun sekitar 20.000 kamp untuk memenjarakan jutaan korban. Kamp-kamp ini digunakan untuk berbagai keperluan seperti kamp kerja paksa, kamp transit yang berfungsi sebagai stasiun kereta api sementara, dan kamp pemusnahan yang secara eksklusif dan utamanya dibangun untuk pembantaian massal. Sejak berkuasa tahun 1933, rezim Nazi membangun sejumlah fasilitas penjara untuk menahan dan menghabisi apa yang disebut “musuh negara.” Kebanyakan tahanan yang dimasukkan ke dalam kamp konsentrasi awal adalah kaum Komunis Jerman, Sosialis, Sosial Demokrat, orang Roma (Gipsi), penganut aliran Saksi Yehova, kaum homoseksual, dan orang-orang yang dituduh “asosial” atau yang menyimpang perilakunya secara sosial. Semua fasilitas ini disebut “kamp konsentrasi” karena mereka yang dikurung di kamp tersebut secara fisik “dikonsentrasikan” dalam satu lokasi.

Setelah Jerman menganeksasi Austria pada bulan Maret 1938, Nazi menangkap kaum Yahudi Jerman dan Austria dan mengurung mereka di kamp konsentrasi Dachau, Buchenwald, dan Sachsenhausen yang semuanya berlokasi di Jerman. Setelah peristiwa kekerasan pogrom Kristallnacht (“Malam Kaca Pecah”) pada bulan November 1938, Nazi melakukan penangkapan massal terhadap laki-laki dewasa Yahudi dan mengurung mereka dalam kamp untuk periode waktu yang tak terlalu lama.

Menyusul invasi Jerman ke Polandia pada bulan September 1939, Nazi membuka kamp-kamp kerja paksa di mana ribuan tahanan mati karena kelelahan, kelaparan, dan pajanan cuaca. Kamp-kamp ini dijaga oleh unit-unit SS. Selama Perang Dunia II, sistem kamp Nazi berkembang dengan sangat cepat. Di beberapa kamp, para dokter Nazi melakukan eksperimen terhadap para tahanan.

Selepas invasi Jerman ke Uni Soviet pada bulan Juni 1941, Nazi menambah jumlah kamp tahanan perang (POW). Sebagian kamp baru dibangun di dalam kompleks kamp konsentrasi yang sudah ada (seperti Auschwitz) di wilayah Polandia yang diduduki. Kamp di kota Lublin, yang kemudian dikenal dengan nama Majdanek, dibangun pada musim gugur tahun 1941 sebagai kamp tahanan perang dan menjadi kamp konsentrasi pada tahun 1943. Ribuan tahanan perang Soviet ditembak dan dibunuh dengan gas di tempat ini.
Untuk memfasilitasi “Solusi Akhir” (genosida atau pembantaian massal kaum Yahudi), Nazi membangun kamp pemusnahan di Polandia, negara dengan populasi Yahudi paling besar. Kamp-kamp pemusnahan ini dirancang agar efisien untuk pembantaian massal. Chelmno, kamp pemusnahan yang pertama, dibuka pada bulan Desember 1941. Di sini, kaum Yahudi dan orang Roma dibantai menggunakan mobil gas. Pada tahun 1942, Nazi membuka kamp pemusnahan Belzec, Sobibor, dan Treblinka untuk secara sistematis membantai kaum Yahudi dari Generalgouvernement (teritori dalam wilayah pendudukan di Polandia).

Nazi membangun kamar gas (ruang yang diisi gas beracun untuk membunuh orang yang ada di dalamnya) agar pembunuhan lebih efisien dan si pembantainya tidak akan merasa iba. Di kompleks kamp Auschwitz, kamp pemusnahan Birkenau memiliki empat kamar gas. Saat deportasi ke kamp ini mencapai puncaknya, orang Yahudi yang dibantai dengan gas setiap harinya di sini mencapai 6.000 orang.

Dalam perjalanan menuju pusat -pusat pembantaian di daerah pendudukan di Polandia, kaum Yahudi yang berada di wilayah-wilayah yang diduduki Nazi awalnya sering dideportasi ke kamp-kamp transit seperti Westerbork di Belanda, atau Drancy di Prancis. Kamp transit tersebut biasanya merupakan pemberhentian terakhir sebelum dideportasi ke kamp pemusnahan.

Jutaan orang dikurung dan mengalami berbagai bentuk pelecehan dalam kamp-kamp Nazi. Di bawah pengawasan SS, Jerman dan para kolaboratornya, lebih dari tiga juta orang Yahudi dibantai di kamp pemusnahan saja. Hanya sebagian kecil dari mereka yang ditahan di kamp Nazi yang bertahan hidup.